Cara Install Laravel

Sebelum membuat aplikasi Laravel pertama Anda, pastikan PHP, Composer, dan Laravel Installer sudah terpasang di komputer. Selain itu, Anda juga membutuhkan Node.js & NPM atau Bun untuk mengelola dan melakukan build frontend assets.

1. Install PHP, Composer, dan Laravel Installer

Ada beberapa cara untuk menyiapkan environment Laravel. Berikut dua opsi yang bisa digunakan.

Opsi 1 — Install menggunakan php.new

Cara ini paling praktis karena PHP, Composer, dan Laravel Installer dapat dipasang sekaligus.

macOS

/bin/bash -c "$(curl -fsSL https://php.new/install/mac/8.5)"

Windows

Jalankan PowerShell sebagai administrator:

Set-ExecutionPolicy Bypass -Scope Process -Force; [System.Net.ServicePointManager]::SecurityProtocol = [System.Net.ServicePointManager]::SecurityProtocol -bor 3072; iex ((New-Object System.Net.WebClient).DownloadString('https://php.new/install/windows'))

Linux

/bin/bash -c "$(curl -fsSL https://php.new/install/linux/8.5)"

Setelah proses instalasi selesai, restart terminal agar perubahan environment dapat diterapkan.

Jika PHP, Composer, dan Laravel Installer sudah pernah dipasang menggunakan php.new, Anda dapat menjalankan kembali perintah tersebut untuk memperbarui instalasinya.


Opsi 2 — Install Laravel Installer secara global menggunakan Composer

Jika PHP dan Composer sudah terpasang, Laravel Installer dapat di-install secara global menggunakan Composer:

composer global require laravel/installer

Setelah proses selesai, pastikan Laravel Installer dapat dipanggil dari terminal:

laravel --version

Jika perintah laravel tidak ditemukan, pastikan direktori Composer global sudah masuk ke dalam PATH sistem Anda.

Catatan: Opsi ini hanya memasang Laravel Installer. PHP dan Composer harus sudah tersedia terlebih dahulu.


2. Install Node.js dan NPM

Laravel menggunakan Vite untuk mengelola dan melakukan build frontend assets.

Pastikan Node.js dan NPM sudah terpasang:

node --version
npm --version

Jika Anda lebih memilih Bun, Anda juga dapat menggunakannya sebagai alternatif NPM.


3. Membuat Aplikasi Laravel

Setelah PHP, Composer, Laravel Installer, dan Node.js/NPM tersedia, Anda dapat membuat aplikasi Laravel baru menggunakan:

laravel new example-app

Ganti example-app dengan nama aplikasi yang ingin dibuat.

Contoh:

laravel new toko-online

Laravel Installer kemudian akan membantu menyiapkan project Laravel baru.


4. Menjalankan Aplikasi Laravel

Masuk ke direktori project:

cd example-app

Install dependency frontend dan lakukan build:

npm install && npm run build

Kemudian jalankan development server Laravel:

composer run dev

Perintah tersebut akan menjalankan environment development Laravel, termasuk server aplikasi dan proses yang diperlukan untuk pengembangan frontend.

Setelah server berjalan, buka browser dan akses:

http://localhost:8000

Jika halaman Laravel tampil, berarti instalasi dan project Laravel Anda sudah berhasil dibuat.


5. Langkah Berikutnya

Setelah aplikasi berhasil dijalankan, Anda biasanya perlu mengatur beberapa hal berikut:

  • Konfigurasi database pada file .env
  • Membuat dan menjalankan migration
  • Membuat model dan controller
  • Mengatur routing
  • Membuat authentication
  • Mengembangkan frontend menggunakan Blade, React, Vue, atau teknologi frontend lainnya

Contoh menjalankan migration:

php artisan migrate

Selamat! Anda sudah siap mulai mengembangkan aplikasi menggunakan Laravel.